Pagi telah kembali, setelah ribuan kali terlewati. Melukiskan pekat diujung mega, bersama harapan-harapan dan do’a. Adalah mereka, anak-anak yang riang dengan canda tawa. Setiap hari adalah arti baginya. Pahitnya obat tak lagi jadi kendala bagi mereka. Dua kali dalam potongan dua puluh empat jam, mereka harus menelan pil demi pil yang tak jarang membuat kulit […]
read moreMore Tag